Categories
Rumah

Mengolah Ruang Tidak Simetris

Karena beberapa hal, sebuah ruang menjadi miring atau tidak simetris. Dengan penataan yang tepat, kondisi ruang yang tidak seimbang itu bisa disamarkan atau justru menjadi daya tarik tersendiri. Kadang kita jumpai sebuah ruang yang memiliki ketidakseimbangan fisik atau tidak simetris sehingga menyulitkan ketika diolah.

Baca juga : Jual Genset Jakarta

Menurut Iqra Firdausi, desainer interior dari Soseki Design and Build , ruang asimetris adalah ruang yang memiliki perbedaan pada masing-masing sisinya. Sebagai gambaran, jika ruang tersebut dibagi dua, maka akan terbentuk dua bagian yang tidak sama ukurannya. “Perlu teknik tertentu agar ruang asimetris terlihat tidak terlalu mengganggu,” kata Daus, nama panggilan Firdausi.

Namun, menurutnya, sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri untuk menghasilkan keseimbangan pada ruang asimetris. Bagaimanapun ruang tersebut sudah terlihat berbeda dari pada umumnya. Ruang asimetris bisa terbentuk oleh 3 kemungkinan, yaitu dinding yang miring, posisi bukaan yang mengganggu, dan atap yang miring. Berikut beberapa contoh kasus ruang asimetris plus solusi dari Daus untuk mengatasinya.

Plafon Miring

Loteng atau ruang di bawah atap bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekstra ruang. Karena posisinya di bawah atap, maka posisinya pun miring mengikuti kemiringan atap sehingga terbentuk ruang yang asimetris.

Solusi

• Mula-mula, hilangkan kesan panjang namun sempit karena bentuknya yang miring, dengan cara mengecat bagian dinding yang terendah dengan warna gelap. Selain berfungsi sebagai aksen, warna ini menyamarkan dinding panjang.

• Apabila luas ruangnya cukup luas, kita bisa membuat konfigurasi furnitur secara diagonal untuk membuat samar secara visual.

• Olah plafon yang miring dengan dua pilihan cara. Cara pertama, samarkan garis langit-langit menggunakan cat berwarna netral yang sewarna dengan dinding. Cara kedua, justru dengan sengaja mengekspos rangka plafon sehingga plafon menjadi focal point.

• Maksimalkan fungsi area lutut dinding, yaitu area yang memiliki ketinggian paling rendah. Jika ketinggiannya dirasa aman, letakkan furnitur dengan fungsi duduk atau berbaring, yaitu sofa atau tempat tidur agar area mati pun bisa berfungsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *