Sehatkah Isi Piring Si Kecil?

Mungkin Mama Papa pernah mende- ngar istilah adalah kampanye yang menggantikan piramida gizi seimbang. Hanya saja My Plate? Betul, My Plate kampanye yang digaungkan mulai 2011 oleh Food and Nutrition Service, US Departemetn of Agriculture (USDA), semacam Departemen Pertanian Amerika Serikat, ini dianggap lebih sederhana dan mudah dicerna. Dalam My Plate, piring dibagi atas 4 bagian warna-warni, untuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan makanan tinggi protein.

Jadi, pesan yang terkandung dalam My Plate adalah setengah piring terdiri atas sayur dan buah, setengah dari biji-bijian (karbohidrat) yang kita makan adalah whole grain, beralihlah ke susu rendah lemak atau susu skim, cegahlah makan secara berlebihan, aktifl ah berolahraga, dan minum air putih, hindari minuman manis. Karena My Plate adalah piring yang terbagi, maka tidak ada satu kelompok makanan yang mengalahkan kelompok yang lain. Itu karena pedoman diet ini mendorong kita untuk menikmati beragam makanan dan mencegah porsi super-sized yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.

TERAPKAN MULAI 2 TAHUN

Pada prinsipnya My Plate bisa diterapkan pada anak mulai usia 2 tahun. Yang perlu diingat “makan” adalah suatu proses belajar dan juga kebiasaan yang membentuk pola. Jika sejak kecil kita sudah mengajari anak kebiasaan makan yang baik, saat tumbuh dewasa pun, anak akan terbiasa dengan pola makan sehat. Namun target My Plate bukan buat anak saja, tapi untuk seluruh keluarga. Jadi, diharapkan seluruh keluarga akan menerapkan pola makan yang sehat ini. Jika anak saja, yang terjadi anak malah tidak mau makan karena makanan anak berbeda dengan makanan orangtua.

Apakah My Plate harus diterapkan setiap waktu, mengingat sulit membujuk anak-anak untuk makan “sehat”? Tidak, namun diharapkan orangtua bisa kreatf dalam hal ini. Bila saat sarapan si kecil belum makan buah-buahan, cobalah untuk memberikan buah pada snack time. Intinya, berusahalah untuk memberikan kelompok makanan yang beragam pada keluarga sehingga mereka selalu mendapat nutrisi seimbang.

Hijau = Sayuran Hijau adalah salah satu bagian terbesar di piring. Sayuran memberikan banyak vitamin dan mineral, secara alami rendah kalori, dan mengandung serat. Kelompok sayuran dibagi menjadi lima subkelompok berdasarkan nutrisi: 1. Sayuran hijau gelap (seperti brokoli, bayam, dan kangkung). 2. Sayuran berwarna oranye dan merah (seperti labu, wortel, dan ubi jalar). 3. Buncis dan kacang polong (seperti kacang merah, kacang, dan kacang polong). 4. Sayuran yang mengandung tepung (seperti jagung, kentang, dan pisang raja). 5. Sayuran lain (yang tidak termasuk dalam kategori gizi tertentu, seperti avokad).

Merah = Buah Bagian buah-buahan pada My Plate sedikit lebih kecil dari pelat sayuran, namun mereka masih berada di bagian penting dari diet. Buah dan sayur mengandung nutrisi yang diperlukan seperti vitamin C, kalium, dan serat. Beberapa buah yang disarankan adalah jeruk, persik, mangga, stroberi, dan apel. Sajikan buah dengan berbagai cara: utuh, dipotong-potong, atau diolah segar dalam bentuk jus buah murni (100% buah), smoothie, atau pure.

Berikan anak pelatihan bahasa asing di tempat les bahasa Perancis terbaik di Jakarta sehingga ia memiliki keterampilan berbahasa asing yang fasih dan berguna untuk masa depannya kelak.